Rabu, 02 November 2011

Seorang Pemalas



 
Adalah seorang pekerja di suatu instansi yang karena tidak diketahui alasannya menjadi sangat malas untuk bekerja, maka manajer kantor tersebut memanggil dan bertanya :
Saya telah memperhatikan kamu dalam beberapa minggu tidak menunjukkan sikap yang bisa memberikan motivasi pada yang lain ada apa?

Sang bawahan menjawab, bapak benar saya telah mengalami masa jenuh dalam karir saya sebagai pekerja dan saya telah mencoba untuk mengatasi hal tersebut namun tetap tidak bisa dan sulit sekali untuk tidak merasa bosan dan jenuh dengan rutinitas ini.


Tanpa berpikir panjang pekerja tersebut membuat permohonan cuti dan mengirimkannya ke SDM, selang berbulan-bulan sang pekerja kembali memasuki kantor namun apa yang ditemui, hampir diantara pekerja tidak ada yang dikenal maupun mengenalnya, dia mulai bertanya-tanya dimana sang manajer dan dimana rekan-rekan yang lain? Namun yang ditanya tidak banyak mengetahui dan bahkan tidak memberikan jawaban yang pasti. Akhirnya setelah ingat baru dia menghubungi sang manajer yang dulunya menjadi atasnya “bagaimana sekarang saya harus berbuat apa karena tidak satu orangpun di kantor ini yang tahu saya harus melakukan apa?” Dari ujung telpon sang manajer menjawab kalem bahwa semua sudah berubah meskipun rutinitas tetap sama dari dulu, tapi sang pekerja belum mengerti juga.

Sang manajer kembali memberikan jawaban; anda seharusnya sadar saat melakukan sesuatu bukankah hidup ini hanya rutinitas “bangun pagi mandi, berpakaian menjalankan aktivitas kemudian kembali tidur dan bangun lagi begitu seterusnya” dan sekarang karena anda telah mengambil cuti begitu lama maka posisi anda otomatis ditempati orang lain yang tidak pernah merasa jenuh dengan pekerjaannya dan pekerja di kantor itu hampir semua bisa dikatakan orang baru yang naik posisi jabatannya karena prestasi dan mereka menikmati pekerjaannya. Sementara saya sendiri sekarang menempati posisi baru sebagai kepala cabang di kota lain, jadi silakan menghubungi kembali SDM apakah anda masih ditetapkan sebagai pekerja atau tidak.

Tidak ada komentar: