Jumat, 08 Oktober 2010

Kebebasan

Seperti artikel saya terdahulu tentang kebebasan, kali ini saya coba kembali menulis kebebasan dari sudut pandang yang berbeda dari setiap individu. Beberapa teman yang ditanya masalah kebebasan banyak juga yang memberikan sebagai hak yang sebenarnya telah dimiliki manusia sejak lahir (hak yang melekat didirinya)namun tidak sedikit pula yang memberikan sebagai kebebasan yang terbatas karena ketika kita menyatakan diri kita bebas maka demikian juga orang lain memiliki dan menyatakan kebebasan tersebut.

Bisa dibayangkan ketika semua mahluk yang bernama manusia menyatakan kebebasannya maka semua ruang berhak untuk digunakan dan menggunakan,? bingungkan disinilah seharusnya kita sebagai mahluk CiptaanNya menyadari bahwa kita hidup di dunia ini perlu sikap untuk saling menghargai bukan untuk memaksakan kehendak karena ketika kita menghendaki sesuatu hal, maka orang lain kemungkinan juga menghendaki hal yang sama.

Apakah kebebasan mutlak ada? tentu saja ada dan itu Milik Sang Pencipta, manusia sebagaimana CiptaanNya yang telah dibekali akal, budi dan bukan binatang tentu lebih bisa memahami hal ini daripada binatang. Artinya kebebasan tetap diberikan kepada manusia namun perlu dibagi juga kepada manusia yang lain dan yang lebih penting TIDAK memaksakan kehendak untuk memperoleh kebebasan itu sendiri.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

tul.. betul..
sering kali kita terkesan mengunci diri untuk mendapatkan kebebasan yang sebenarnya.