Minggu, 10 Oktober 2010

17 Tahun Profesi Germo

Sepenggal cerita seorang anak yang karena tidak mendapatkan perhatian dari kedua orang tuanya yang telah bercerai dan sama sekali tidak mempedulikan nasib anaknya, sungguh ini sebuah kisah yang sangat memilukan dan sepertinya kita tidak pantas kalau menimpahkan kesalahan ini kepada si anak.


Banyak orang tua yang selalu bilang kepada anak-anaknya saat bercerai bahwa kita sekarang hidup tidak lagi dengan Ayah atau Ibu jadi tidak ada masalah kan? namun coba amati kasus Ver salah satu tersangka germo yang masih ingusan diusia yang baru 17 tahun tetapi sudah memiliki profesi sebagai germo dengan belasan anak buah.

Siapa sangka, Ver (17) germo cilik sekaligus pekerja seks komersial (PSK) yang punya belasan anak buah, ternyata siswi yang pintar. Semasa SD dan SMP sebelum dikeluarkan dari sekolahnya, dia selalu masuk peringkat 10 besar di kelasnya.

Namun kecerdasan itu tak mendapat perhatian semestinya. Orangtuanya yang tinggal di Lamongan tergolong miskin. Saat pindah ke Surabaya, Ver hidup dalam lingkungan yang membuatnya nakal. Sampai akhirnya ia masuk dalam dunia hitam dan ditangkap anggota Satuan Pidana Umum (Sat Pidum) Reskrim Polrestabes Surabaya, Kamis (7/10) tengah malam.

Kini masalah Ver yang terakhir indekos di Jl Pakis Sidokumpul I itu bertumpuk-tumpuk. Selain menjadi tersangka dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara karena menjual belasan anak di bawah umur seusia SMP dan SMA sebagai PSK, Ver juga tengah hamil tanpa suami......(sumber Kompas.com - 11 Oktober 2010)
 
Nah, sekarang tinggal orang tua dan tentunya pemerintah bisa memberikan jalan keluar untuk pendidikan terhadap Ver-ver yang lain agar tidak kembali mengikuti jejak seperti ini. Ironis !!!

3 komentar:

oNie mengatakan...

smuanya berawal dari KELUARGA.. anak ga mungkin nekat b'buat kyk gitu klo KELUARGA nya memperhatikannya.. UUPA uda ada.. tinggal realisasinya.. kasiaaan doong,,mslh ortu,,ank jd korban..

moel mengatakan...

ya. UUPA itu justru yang perlu disosialisasikan kepada bangsa ini. mudah2an ini jadi pembelajaran buat yang lain, thx oNie

aiueo mengatakan...

perlu juga dilakukan pendekatan pada anak yah